Lovely Nightmare
Author : Sherlyirwti_ (IG and Twitter)
Cast : Sehun & Seulgi
Genre : Romance
Length : One Shoot
Terkadang
sesuatu yang tidak kita inginkan benar-benar menjadi kenyataan yang buruk.
Nightmare. Bisa saja di bilang seperti itu. Apa jadinya jika seorang yeoja
manis dan kaya raya mempunyai mimpi yang benar-benar buruk dalam hidupnya?
Sungguh malang nasib yeoja satu ini. Terutama dijodohkan oleh kedua orang
tuanya di saat usia muda seperti ini. Mempunyai suami sangat merepotkan bagi
yeoja satu ini. Ia tidak ingin menikah muda dan ia ingin melanjutkan study nya
di Prancis(fashion designer). Tapi apa daya, dia memiliki suami yang sama
sekali tidak menyayanginya. Sama sekali tidak memperhatikannya. Selalu pulang
malam, dan jarang sekali membagi waktunya di rumah. Suami macam apa dia. Saat
ini ia ingin meninggalkan tanah kelahirannya. Buat apa dia di Seoul kalau ia
hanya di rumah tanpa melakukan kegiatan apapun? Membosankan. Toh orang tuanya
mengizinkannya untuk pergi melanjutkan studynya di Prancis saat ia sudah
menikah. Jadi kapanpun ia mau pergi boleh saja toh? Nama yeoja itu Park Seulgi.
“Seulgi-ah!!
Kenapa kau tak membangunkanku eoh? Gara-gara kau aku jadi telat.”
“Ya!!! Aku
sudah membangunkanmu daritadi tapi kau tidak bangun-bangun.”
“Terserahlah.
Alasanmu saja cih.”
“YA!!! OH
SEHUNNNNNNNNN!!!!!!”
“Heh yeoja
gila. Aku ini suamimu, tidak sopan kau memanggilku seperti itu.”
“Terserahku.
Toh aku tak mau mempunyai suami seperti kau.” Seulgi langsung meninggalkan
Sehun, suaminya.
“Siapa juga
yang mau mempunyai istri seperti kau!!” Sehun pun ikut berteriak.
Seulgi tidak
mengubris teriakan Sehun sama sekali. Ia sudah terbiasa.
“Aku pergi
kerja dulu.”
“Pulang
malam lagi?”
“Hmmm..”
“Cihh! Dasar
suami gila, bagaimana bisa dia pulang malam setiap hari eoh?” batin Seulgi.
Melakukan
apa selain men-design baju-baju untuk butik barunya nanti. Ia berencana kalau dia
tidak dapat melanjutkan studynya, ia akan membuka butik baju design dia
sendiri.
Malam
harinya~~~
00.00
“Aku
pulang.”
Sehun masuk
ke dalam kamar, melihat istrinya tertidur lelap. Ia sedikit kasian melihat
keadaan istrinya ini. Tapi bagaimana? Ia tidak bisa membohongi perasaannya
sendiri. Ia tidak mencintai Seulgi sama sekali. Tapi ia akan berusaha membagi
sedikit cintanya kepada Seulgi.
“Maafkan
aku. Tapi aku tidak mencintaimu tapi aku menyukai seorang yeoja bernama Minra.
Selama ini aku tidak terlalu lembur. Tapi aku memberikan waktuku untuknya.
Maaf.” Batin Sehun.
Sehun pun
membaringkan dirinya di sebelah Seulgi. Matanya pun perlahan tertutup dan
akhirnya ia terlelap dalam tidurnya.
KRINNNGGGGG~~~~
Sehun bangun
tepat pada waktunya. Tapi sepertinya kali ini tampak aneh. Apa yang sebenarnya
terjadi? Ia lirik ke sebelahnya dan mendapatkan Seulgi masih tertidur. Tidak
biasanya ia bangun jam segini. Sehun mengecek suhu tubuh Seulgi. Benar suhu
tubuh Seulgi sangat tinggi, wajahnya merah pucat, bibirnya pun seperti itu.
Sehun yang tak mengerti apa-apa langsung membawa Seulgi ke rumah sakit. Ia tak
bisa menghubungi orang tuanya maupun dari Seulgi. Orangtua mereka sama-sama
lagi sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.
----------------------------------------------------Lovely
Nightmare-----------------------------------------
“Apa yang ia
lakukan kemarin?” Uissa-nim bertanya kepada Sehun setelah mengecek kondisi
Seulgi.
“Aku tak
tau. Aku bekerja kemarin hingga malam.” Jawab Sehun dengan sedikit berbohong.
“Kau harus
menjaganya. Kondisinya sangat sensitive/?, kemarin kalau saya ingat hari sedang
hujan. Apa dia kehujanan?” Tanya uissa-nim.
“Aku
benar-benar tidak tau.” Sehun tak tau harus menjawab apalagi.
“Dia akan di
rawat inap selama 3 hari. Ia orang yang sangat lemah.”
“Baiklah,
lakukan yang terbaik buat dia. Aku permisi dulu.”
“Baik,
silahkan.”
------------
“Engghhh..
Dimana aku? Kenapa aku di pasang infus. Ahh, rumah sakit lagi. Sungguh
membosankan. Kenapa tubuhku ini sangat lemah.” Ucap Seulgi.
“Kau sudah
sadar?” Sehun masuk dan bertanya.
“Ya kau bisa
lihat sendiri keadaanku.”
“Sudah
sakit, masih bisa saja bersikap dingin cih.”
“Ngapain kau
disini?”
“Memangnya
kenapa?” ucap Sehun dingin.
“Kau kerja
saja sana sampai larut malam. Dan kalau perlu tidak usah pulang saja sekalian.”
“Hey!! Kau
itu tidak tau di untung atau apa?! Sudah untung aku mau perhatian padamu.”
“Aku tak
butuh itu.”
“Kau ngapain
saja hah sampai bisa sakit seperti ini??!!”
“Bukan
urusanmu.”
“HEY!! Aku
bertanya baik-baik denganmu!”
“Aku bertemu
dengan Luhan saat berbelanja jadinya Luhan mengajakku untuk pergi
berjalan-jalan. Saat mau pulang, langit sudah mendung. Di pertengahan jalan aku
kehujanan. Puas?”
“Kau
merepotkan saja.”
“Kau hanya
perlu meninggalkanku. Arraseo?”
“Kalau bukan
karena kau istriku aku tak akan mau.”
“Hah. Kenapa
kau tidak minta cerai saja padaku? Urus pekerjaanmu atau mungkin kekasih hatimu
cih.”
“Kau mau
lihat aku di gunting oleh appa ku eoh?”
“Aku yang
akan bertanggung jawab. Aku malas mempunyai suami seperti kau. Mungkin ini
mimpi TERBURUK dalam hidupku.”
“YA!!!”
“Urus
perceraian kita secepatnya. Dengan begitu aku bisa melanjutkan studi design ku
di Prancis.”
“Are you
crazy? Kau mau ke Prancis?!”
“Why not?
This is my plan, and this is my world. Not your.”
“Aku tidak
mengizinkanmu. Sangat tidak.”
“Ahhh
sudahlah~ Aku capek berurusan denganmu. Pergi kerja saja kau. Aku bisa menelpon
Airin untuk menemaniku.”
“Ok. Jangan
kau mencariku!”
“Oh tidak
akan!”
Brakk~
“Dasar pria
sinting. Tutup pintu saja seperti itu. Ia pikir ini rumah nya apa. Rumah sakit
seperti itu perlakuannya. How crazy he is! Ck.”
----------------------------------------------Lovely
Nightmare-----------------------------------------------
“Anyeong
oppa.”
“Anyeong
chagi-ya.”
“Mengapa
mukamu kusut begitu oppa?”
“Aku tak
apa-apa.”
“Kau yakin?”
“Kau
istirahat di apartemen ku saja.”
“Tidak
terima kasih.”
“Ayolah~”
“Baiklah
kalau kau memaksa..”
“Yeay!!!!”
SKIP
“Airin,
mengapa aku bisa mempunyai suami segila dan sesinting dia sih.”
“Walaupun begitu
dia tetap suamimu. Tapi aku tak pernah melihat suamimu.”
“Aku tak mau
kau tau kalau aku mempunyai suami seperti dia. Cukup aku ceritakan saja.”
“Kau bahkan
tidak memberi tau namanya.”
“Oh Sehun.
Itu namanya.”
“AAAAAAAAAAPPPPAAAAAA?????!!!!!”
“Hey ini
rumah sakit kau jangan berteriak seperti itu.”
“Maaf, tapi
aku benar benar terkejut.”
“Memangnya
kenapa?”
“Dia
direktur di perusahaan aku bekerja.”
“Lalu???”
“Kau bilang
dia selalu lembur kan??”
“Iyaaa.”
“Kita sudah
pulang dari kantor sekitar jam setengah 7. Lalu aku lihat dia pergi bersama
dengan seorang wanita yang selalu datang ke kantor sekitar jam 6. Aku pernah
mengikutinya. Mereka pergi makan lalu ke apartemen wanita itu.”
DEG!
Tes tes tes…
“Seulgi
gwenchana??”
“Nan
gwe…cha…naa…” ucap Seulgi sambil menangis.
“Kau kenapa
menangis?”
“Aku tak
menyangka dia bisa membohongi istrinya sendiriii…”
“Sabar
Seulgi.”
“Airin,
seperti apa sih rasanya jatuh cinta?”
“Kau akan
tau dari perasaanmu dan dirimu sendiri.”
“Jika kita
melihat pria yang kita sayangi bersama dengan wanita lain apa itu akan terasa
sakit Airin?”
“Aku rasa
begitu.”
“Apa aku
mulai jatuh cinta pada Oh Sehun.”
“Karena
selama ini kau bersama dia. Mungkin saja itu terjadi.”
“Aku ingin
bertemu dengan Oh Sehun sekarang. Ia pasti berada di apartemen wanita itu.”
“Tapi
keadaanmu masih seperti ini.”
“Aku tak
peduli.”
“Baiklah
jika kau memaksa.”
---------------------------------------------Lovely
Nightmare----------------------------------------------
Setelah
mereka berdua sampai di apartemen Minra. Mereka meminta kunci yang ada di kamar
222 (Nomor kamar apartemen Minra) dengan alas an bahwa mereka adik dari Minra.
Walaupun dengan tubuh yang masih di bilang lemah, tapi Seulgi tetap berusaha
untuk kuat. Airin yang di sebelahnya sedikit merasa takut. Setelah mereka
sampai dan berhasil membuka pintunya. Seulgi menerobos ke kamar Minra. Dan
ternyata Minra dan Sehun lagi berciuman, dan baju Sehun sudah terbuka.
“Aaappaaa…yaannggg
kalian lakukaann dii apartemeenn kuu..” Minra sedikit kaget.
“Aku yang
harus bertanya. Kenapa kalian tidak menikah saja hah?” Seulgi menahan tangisnya
dan tubuhnya masih lemah, suaranya pun serak. Airin membantu menjaga
keseimbangan Seulgi.
“YAA!!!
PARKSEULGI APA YAANGG KAUU LAKUKANN?!!!!”
“Aku hanya
memastikan apa yang sedang terjadi dan apa alas an kau pulang malam selama ini.
Jadi ini alasannya.”
“Hey dasar
wanita gila.” Minra meneriaki Seulgi.
“Sudah Minra
biar aku yang bicara padanya. SINI KAUU PULAANGGG!!” Teriak Sehun sambil
menarik Seulgi.
“YA OH
SEHUN!! KAU JANGAN BERSIKAP SEPERTI ITU PADA WANITA! APALAGI WANITA ITU SANGAT
LEMAH!!!” Teriak Airin yang percuma tak di pedulikan oleh Sehun.
“Sekarang
kau pergi dari apartemenku.”
“Dengan
senang hati!”
------------------------------------------------------Lovely
Nightmare--------------------------------------------------
“YA! PARK
SEULGI BUAT APA KAU DATANG HAH?!!”
“AKU DATANG
BUAT DIRIKU DAN MASA DEPANKU!”
“KAU BERANI
SEKALI HAH?! BUKANKAH KAU BILANG SENDIRI KALAU KAU TAK AKAN MENCARI KU!”
“KALAU
BEGITU AKU SALAH MENCARIMU BR*NGS*K!!”(maaf-_-)
“APA KAU
BILANG??!!”
Plaaakk~
Sehun
kemudian memandang tangannya.
“Apa yang
sudah aku lakukan??” batin Sehun.
“TAMPAR AKU
LAGI SEHUN!!!”
“Maafkan
aku..”
“AKU MAU
KITA CERAI!! BAGAIMANA JIKA WANITA ITU MENGHAMILI ANAKMU HAH?!! AKU TAK MAU DI
MADU OLEH MU!! AKU BUKAN WANITA MURAHAN!!”
“Aku tak mau
bercerai denganmu!!!”
“AKU YANG
MAU!! AKU SUDAH MUAK SAMA HIDUPKU SEPERTI INI. LEBIH BAIK AKU MELANJUTKAN
SEKOLAH DARIPADA MENIKAH DENGAN MU! AKU PIKIR DENGAN AKU BELAJAR MENCINTAIMU
SETIDAKNYA RUMAH TANGGA INI AKAN MENJADI SEDIKIT HANGAT! TERNYATA APA?! LEMBUR?
BOHONG! LEMBUR APANYA BERSAMA DENGAN WANITA ITU!!”
Sehun yang
frustasi pun segera mencium Seulgi.
Chuuuu~
“Enghh.. Apa
yang kau lakukan??!!” Protes Seulgi saat Sehun melepaskan ciumannya.
“Maafkan
aku.” Ucap Sehun benar-benar merasa bersalah.
“Percuma kau
minta maaf padaku. Keputusan ku sudah bulat, aku akan tetap menceraikanmu. Aku
sudah melihat kejadian itu dengan mata kepala ku sendiri.”
“Tapi aku
tak mau. Aku akan mempertahankan keluarga ini.”
“Kenapa
tidak dari awal saja kau berkata jujur. Tidak perlu kau bohong bahwa kau
lembur. Buat apa Oh Sehun???!!!”
“Aku tak
bermaksud untuk bohong. Tapi aku juga tidak ingin menyakiti perasaanmu. Aku
masi menganggap kau itu istriku!”
“Sudahlah
tak usah mengelak. Cukup Oh Sehun!! Mungkin aku harus bersikap lebih dewasa
tapi kau lebih bersikap layaknya seorang SUAMI!”
BRAKKK!!
Pintu kamar
yang di tutup cukup keras oleh Seulgi. Sehun tak bisa menahan.
“Kenapa aku
harus berbohong!! Arggghhh.. Kenapa akhirnya harus seperti ini!! Apa yang
terjadi padaku!! Kenapa aku menjadi kacau seperti ini arrrrggghh!!!” batin
Sehun.
----
Seulgi
mengambil kopernya, memasukan beberapa baju yang paling ia sukai dan yang perlu
ia gunakan saat pergi nanti. Ia menelpon salah satu travel agent langganannya.
“Pesankan
aku tiket ke Prancis hari ini.”
“…”
“Terimakasih..”
Seulgi
keluar diam-diam, ia ada meletakan map perceraiannya dengan selembar kertas hvs
A4. Sehun sedang tidur di kamarnya. Ia meminta supirnya untuk mengantarkannya
ke bandara. Awalnya supir itu menolak karena takut di marah oleh Sehun. Tetapi
mau tidak mau ia harus menuruti perintah Seulgi juga.
SKIP
“Penerbangan
menuju Prancis akan lepas landas pada pukul 20.00 KST.”
15 menit
lagi ia akan meninggalkan Seoul.
“Selamat
tinggal kenangan buruk yang aku lalui. Dan sampai bertemu lagi tanah
kelahiranku.” Batin Seulgi sambil berjalan menuju pesawat.
-------------------------------------------Lovely
Nightmare---------------------------------------------------
“ARRRRRGGGGHHHHHHH!!!!!!!!!!!”
Sehun
mengacak-acak rambutnya frustasi melihat map dan secarik kertas yang ada di
depannya.
“Begitu
bodohnya aku mensia-siakan seseorang yang lebih berarti bagiku!!!! AAAAAAHHHH.
Kenapa aku bisa seceroboh ini! Ia bahkan mencoba untuk mencintaimuuu OH
SEHUNNNN!! Apa yang kau lakukannnnn!!!!!” Sehun marah pada dirinya sendiri.
3 Months
Later
“Aku bilang
jauhi aku MINRAA!”
“Kenapa 3
bulan ini kau bersikap seperti ini padaku!”
“Karena aku
ingin menghargai istriku. Aku telah membuat kesalahan yang sangat besar
padanya.”
“Lupakan
saja dia!”
“Kau yang
harus lupakan aku! Jangan dekati aku lagi. Masih banyak pria yang mau denganmu.”
“Aku mau kau
oppaaa!!!!!!!”
Plakkk!
“Kenapa kau
sekasar iniii eoh?!!”
“AKU SUDAH
KATAKAN BERULANG KALI AGAR KAU JAUHI AKUUUU!!!”
“Kau jahat!!
Aku benci padamuuu!!” Minra pun meninggalkan Sehun.
3 bulan ini
tak ada kabar sama sekali dari Seulgi. Sehun mencoba menghubunginya tapi tak
dapat balasan apapun. Sehun mengambil ponselnya.
“Aku pesan
satu tiket ke Prancis hari ini juga.”
“…”
“Baik..”
2 jam lagi
waktu keberangkatan ke Prancis. Sehun pulang dan mengambil kopernya dan
memasukan pakaiannya dengan cepat. Ia pun menaiki mobilnya dengan kecepatan
yang lumayan tinggi. Akhirnya ia sampai di bandara Incheon. Waktu keberangkatan
sisa 30 menit.
“Tunggu aku
Seulgi.” Batin Sehun.
-----
France
“Hey Seulgi,
how are you?”
“I’m fine..”
“What about your
pregnancy?”
“Ahhh it’s
okay. I will become a mother. I’m so glad.”
“Hahaha!!
Okayy. Where is your husband?”
“In Seoul
stephany.”
“Okay see
you~ be careful at you way back to your apartment.”
“Yes, thank
you..”
1 minggu
saat Seulgi tinggal di Prancis, ia mual-mual dan merasa ada yang aneh padanya.
Saat ia check up ke Rumah Sakit ternyata ia hamil. Mau tidak mau ia mengambil
kursus bukan kuliah. 3 bulan ini perutnya sedikit membesar. Ia mengambil kursus
hanya setengah tahun atau 6 bulan. Tapi satu hal yang ia tidak tau, Sehun
datang untuk mencarinya.
----
Sehun
akhirnya sampai Prancis. Ia memesan apartement yang sama dengan Seulgi. Dan
kamar mereka pun bersebelahan. Mungkin Tuhan memiliki rencana untuk menyatukan
mereka. 2 hari mereka tidak pernah berpas-pasan. Sehun mengelilingin kota Paris
yang terkenal dengan menara eiffelnya.
“Ahhhh..”
Teriakan
Seulgi terdengar hingga kamar Sehun. Walaupun kedap tetapi teriakan Seulgi
masih bisa terdengar.
“Seperti
suara Seulgi.”
Tok tok
tokk..
Tak ada
jawaban sama sekali. Sehun memikirkan kesukaan Seulgi. Pertama ia coba dengan
namanya dan ternyata pintunya terbuka. Oh sungguh sebuah keajaiban. Sehun
berlari menuju kamar tidur. Ia melihat Seulgi sedang memegang perutnya. Dan
perutnya yang sedikit besar membuat Sehun sedikit heran.
“SEEUULLGGGII.
Kau kenapa??”
“Kee..nnaa..ppaa
kaa..uu aadddaa ddiii…ssiii..nniii??”
“Nanti saja
aku jelaskan. Kita ke Rumah Sakit terlebih dahulu.”
“AAAhhh..”
Sehun
menggopong Seulgi hingga keluar apartement dan mencari taksi. Setelah itu ia
membawa Seulgi ke rumah sakit. Setelah menunggu 15 menit akhirnya dokter pun
keluar.
“Doctor, how
is her condition?”
“This is her
first time.”
“What??”
“She’s
pregnant.”
“Ahh yess..
Thank you..”
“She just
need enough rest.. See you.” (bad English)
---
Sehun masuk
ke ruangan inap Seulgi.
“Seulgi
mianhaaee jeongmal miaannhaaeee..”
“Sudahlah,
lupakan. Kau sudah tanda tangan surat cerai kita?”
“Aku tidak
mau menceraikanmu dan aku tak mau kau menjadi single parent.”
“Taaapp..”
Chu~~~~~~~~~~~~~~
Seulgi
sedikit tersenyum.
“Aku harap
kau mau kembali.”
“Aku
memaafkan mu dan aku akan kembali dengan satu syarat.”
“Apa?”
“Kau janji
tidak akan mengulangi kesalahanmu untuk kedua kalinya.”
“Aku sangat
berjanji..”
“Dan sebelum
kita pulang aku ingin ke menara Eiffel.”
“Baiklahhh
kita akan kesana setelah kau keluar dari rumah sakitttt..”
“Yeaaayyyy!!!!”
Tumben
Seulgi tersenyum bahagia seperti ini di saat ia bersama Sehun. Sehun merasa
hangat saat ia melihat Seulgi tersenyum. Baru pertama kali ini Sehun merasakan
perasaan se-hangat dan se-bahagia ini. Mungkin Tuhan merencanakan semua ini
untuk kebahagian mereka.
At Eiffel~
“AAAAAAA~
Oppaaaaaaa!!!!!! Aku senang sekali…”
“Tumben kau
mau memanggil aku dengan sebutan oppa??”
“Eeeennggg????”
Seulgi seketika salah tingkah.
“Haha…
Sudahlah kau nikmati saja besok kita sudah balik.”
“Apakah
secepat itu??”
“Iya, kau
sedang hamil seperti ini bagaimana bisa berlama-lama.”
“Tapi apa
kau dan Minra sudah tidak bersama lagi?”
“Aku yakin.
Aku akan menjadi suami yang baik bagimu dan anak kita.”
----------------------------------------5
years later------------------------------------------
“EOOOOMMMAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!”
“Wae
sayang??”
“Eomma, apa
eoddiga?”
“Appa?
Hmmm.. Appa lagi mandi..”
“Padahal
Seulla(Seulra) mau minta appa ajalin Seulla nge-dance…”
“Besok saja
yaa sayang..”
“Baik eomma
Seulla yang cantiikkk..”
Seorang
perempuan kecil telah lahir melengkapi keluarga nan sempurna ini. Apalagi
Seulgi sedang hamil anak kedua nya lagi. Terkadang sesuatu yang menjadi mimpi
buruk kita selama ini, akan terhapuskan oleh masa terindah kita yang tak pernah
terlupakan. Masa lalu itu perlahan akan terhapuskan oleh keluarga kecil ini.
_END_

No comments:
Post a Comment